Selasa, 01 Desember 2009

EMAS DAN PERAK ITU BEDA,,,

Emas dan Perak jelas berbeda. demikian pula perak dan emas putih. banyak juga orang yang mengatakan bahwa emas putih itu adl platina. tapi itu salah.

Platinum dan emas putih

Untuk memahami perbedaan antara kedua jenis logam tersebut, anda perlu memahami kedua jenis logam tersebut.

Emas Putih
Emas putih merupakan campuran logam emas dan logam putih seperti perak, nikel, paladium dan platinum yang mengubah warna kuning emas menjadi putih. Komposisi emas putih bervariasi tergantung logam apa yang digunakan sebagai campuran dan berapa persen perbandingan komposisinya.
Karenanya, emas putih dapat digunakan untuk tujuan khusus, contoh, logam campuran yang menggunakan nikel akan keras dan kuat dan dapat digunakan untuk membuat cincin.
Alloy putih yang menggunakan paladium lebih lunak dan elastis dan dapat digunakan untuk meletakkan batu permata.
Emas putih tidak selalu bersinar putih, dia berwarna seperti baja keabu-abuan yang diolah sehingga menjadi nampak putih bersinar. Perlakuan tersebut menggunakan sebuah electroplate rhodium. Rhodium menjadikan emas putih nampak putih namun lapisan tersebut dapat luntur dan perlu diganti setahun sekali.

Platinum
Platinum merupakan logam putih. Platinum merupakan logam murni, kira-kira kermurnian 95%, sedangkan emas putih kemurniannya hanya 75% untuk emas putih 18% dan hanya 58,5% untuk 14 karat.
Karena merupakan logam putih, platinum tidak memerlukan perlakuan rhodium, karena putihnya akan abadi.
Plantinum memiliki masa jenis lebih berat daripada emas. Anda akan merasakan perbedaan untuk item yang sama yang terbuat dari platinum dan emas.
Keunggulan platinum dibandingkan logam lainnya adalah ketahanannya terhadap abrasif. Cincin platinum akan tetap dalam kondisi yang baik setelah bertahun-tahun. Cukup mengherankan padahal platinum relatif lebih lunak dan dapat dibentuk lebih mudah daripada emas.

Kesimpulan karekteristik Platinum:
1. Memiliki warna putih yang natural
2. Nampak lebih baik daripada emas putih meskipun sudah disimpan atau dipakai bertahun-tahun.
3. Lebih berat daripada emas biasa.
4. Bertahan lama dibandingkan emas (nampak baru meskipun dipakai bertahun-tahun)

Emas putih:
1. Lebih kuat daripada platinum
2. Lebih kaku daripada platinum.
3. Harga separuh lebih murah daripada platinum.

So,,emas putih itu adalah campuran emas (emas biasa) dgn logam2 putih lain. misal, perak dan platina tadi.

kalo emas putih thu ga bisa di lebur lagi yah... jadi harganya kalo di jual bakalan jatoh banget dibanding harga beli... bda sama emas biasa
perhiasan emas kuning disepuh putih pake rodium atao apaaa gitu (tapi ya lama2 ilang juga). Jadi kan aslinya tetep emas kuning tapi penampakannya emas putih.

> Emas putih dan platina suatu unsur yang berbeda. Emas putih adalah emas yang dicampur logam lain
(Palladium?) sehingga warnanya jadi putih. Saat ini juga ada emas ungu lho. Sedangkan platina adalah unsur yang berbeda, walaupun penampilannya nyaris tak berbeda dengan emas putih. Emas putih aslinya agak kekuningan (gak putih banget) sehingga biasanya permukaannya dikrom supaya jadi putih mengkilat. Makanya setelah lama dipakai kelihatan agak kekuningan. Beda dengan platina tetap putih mengkilap,
makanya harganya lebih mahal dari emas putih. Tapi orang Indonesia lebih senang membeli emas putih karena harga jualnya yang stabil.

Warna Emas

Untuk mendapatkan perhiasan yang kuat dan warna yang diinginkan, emas murni harus dicampur dengan logam lain. Logam-logam yang biasa digunakan untuk campuran perhiasan emas adalah Tembaga, Perak, Timah Putih, d an Nikel. Disamping menimbulkan kekuatan emas yang berbeda-beda maka campuran logam juga untuk mendapatkan warna yang diinginkan, sehingga dikenal beberapa macam warna perhiasan yang dibuat emas yaitu

* Emas Merah
Yaitu emas murni dicampur Tembaga
*Emas Kuning
Yaitu emas murni dicampur Perak
*Emas Putih
Yaitu Emas dicampur dengan Timah Sari dan Nikel.

Umumnya kita tahu emas hanya seperti yang disebutkan diatas, Namun karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka para peneliti selalu menginginkan hal-hal yang lebih baik dengan mengadakan percobaan-percobaan.

Dalam berbagai percobaan menunjukan bahwa campuran emas murni dengan logam atau beberapa logam tertentu akan menghasilkan beberapa Fancy color yaitu emas hijau, emas biru, ungu dan lain-lain.

- Emas hijau dengan kadar 18 K.
Yaitu campuran antara emas murni 75%, Perak murni 15%. Kadmium 4% dan Tembaga 6%.

-Emas Biru dengan kadar 18 K.
Yaitu campuran antara emas murni 75% dan Besi 25%.

- Emas Jingga dengan kadar 14 K.
Yaitu campuran emas murni 58,33% Perak Murni 6% dan Tembaga 35.67%.

-Emas Coklat dengan kadar 18 K.
Yaitu campuran antara emas murni 75%, Palladium 18,75% dan perak murni 6,25%.

- Emas Abu - abu dengan kadar 18 K.
Yaitu campuran antara emas murni 75%, tembaga 8% dan besi 17%.

-Emas Ungu dengan kadar 18 k.
Yaitu campuran antara emas murni 83,3% dan Aluminium 16.7%.

Warna warna semacam ini memang belum populer di masyarakat, namun tidak menutup kemungkinan pada saatnya nanti akan menjadi populer, namun demikian, ini menunjukan bahwa para pengrajin emas telah maju selangkah dengan adanya warna - warni emas ini.

Selasa, 17 November 2009

coppernicium keluarga baru tabel periodik

guys,,tenyata ada unsur baru yang ditemukan..
Namanya "Coppernicium" yang punya nomor atom 112..
Copernicus, yang hidup dari 1473 sampai 1543, menemukan kalau Bumi mengorbit Matahari, dan bukan sebaliknya. “Temuan ini menata dasar cara pandang modern manusia terhadap alam semestanya,” kata Sigurd Hofmann, ketua tim penemu unsur itu di GSI Helmholtz Centre for Heavy Ion Research, Jerman. Copernicium atau 'Cp' dengan nomor atom 112 ditemukan setelah tim ilmuwan GSI membombardir ion-ion zinc (seng) ke arah timah dalam akselerator partikel. Karena unsur baru itu meluruh tidak sampai sedetik kemudian, keberadaannya cuma bisa dibuktikan dengan metode analisis yang ekstrem cepat dan sensitif. Meski eksperimen sudah dilakukan 13 tahun lalu, Uni Kimia Murni dan Terapan Internasional (IUPAC) baru memberi konfirmasi resminya beberapa pekan lalu. Dalam enam bulan ke depan lembaga ini diharapkan sudah mencantumkan unsur itu sebagai anggota baru dalam tabel periodik kimia.

“Elemen baru sekitar 277 kali lebih berat daripada hidrogen, menjadi unsur paling berat dalam tabel periodik,” para ilmuwan di GSI Helmholtz Pusat Penelitian Ion Heavy

International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), melakukan konfirmasi penemuan 112 oleh tim yang dipimpin oleh Sigurd Hofmann di Helmholtz Center. IUPAC telah resmi meminta nama untuk elemen yang akan dikirimkan. John Jost, direktur eksekutif IUPAC di North Carolina, kepada Reuters mengungkapkan bahwa pembuatan elemen baru tersebut bertujuan untuk membantu para peneliti memahami bagaimana nuklir pembangkit tenaga listrik dan fungsi bom atom.

Coppernicium memiliki atomik nomor 112 merujuk kepada jumlah atomik jumlah zinc, yang memiliki 30, dan timah, yang memiliki 82. Nomor atom menunjukkan jumlah protons terdapat dalam atom dari inti.

Unsur baru dengan nomor atom 112 adalah unsur terberat dalam tabel periodic, sekitar 277 kali lebih berat dibandingkan hydrogen. Unsur ini dihasilkan dari reaksi fusi dengan membombardir ion seng pada logam timbal. Disebabkan unsur ini segera meluruh maka keberadaannya hanya bisa dideteksi dengan peralatan analisa yang sangat sensitive dan mempunyai kecepatan analisis yang supercepat.